Jakarta (9/12) – Program Studi K3 Politeknik Ketenagakerjaan bekerja sama dengan SDN 03 Rorotan untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan menggelar edukasi terpadu mengenai keselamatan berkendara (safety riding), psikologis di tempat kerja, serta ergonomi kerja. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan sekolah sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran para guru mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.
Acara dibuka oleh Kepala Sekolah SDN 03 Rorotan yang dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para guru. “Terima kasih sudah mau berkunjung ke sekolah kami untuk kegiatan sosialisasi ini. Semoga kegiatan hari ini benar-benar bermanfaat, terutama untuk guru, bisa nambah ilmu dan pengalaman baru, mengingat sekolah kami berada di daerah banyak Truck Container dan rawan kecelakaan”, Ujarnya
Sesi pertama dimulai dengan topik safety riding yang disampaikan oleh Ida Umarul Mufidah, S.T., M.Si. Pada sesi ini, peserta dibekali pengetahuan mengenai aturan berkendara aman, pemahaman marka jalan, teknik menyusul yang benar dan aman, serta bahaya area blind spot. Ida menekankan bahwa keselamatan merupakan aspek nomor satu yang harus diterapkan saat berkendara. Materi ini menjadi sangat penting mengingat mobilitas guru yang cukup tinggi serta tingginya potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah Jakarta Utara, ujarnya.
Selanjutnya, sesi edukasi dilanjutkan dengan materi psikologis di tempat kerja yang disampaikan oleh Wahyuni, S.Psi., M.Kes. Wahyuni menjelaskan bahwa topik ini dipilih karena semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya aspek psikologis dalam dunia kerja modern. Ia mengungkapkan bahwa banyak guru merasakan kelelahan bukan hanya karena faktor fisik, tetapi juga akibat tekanan mental dan beban kerja yang diberikan secara terus-menerus. Materi ini diharapkan dapat membantu para guru mengenali tanda-tanda kelelahan psikologis serta memahami cara mengelola stres di lingkungan kerja.
Penyampaian materi ditutup dengan topik ergonomi kerja yang disampaikan oleh Nico Linggi Pongmasangka, S.Farm., M.M. Materi ini memberikan pemahaman mengenai posisi kerja yang benar, cara mencegah cedera otot rangka, serta pengaturan ruang kerja yang nyaman agar aktivitas mengajar dapat dilakukan lebih aman dan efisien. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa materi tersebut sangat menarik karena ia belum pernah mendengar istilah ergonomi sebelumnya, sehingga sesi ini menjadi pengalaman baru yang bisa menambah wawasan.
Selama seluruh rangkaian penyuluhan berlangsung, suasana interaktif terbangun dengan sangat baik. Para pemateri tidak hanya memberikan penjelasan teori, tetapi juga menyertakan contoh kasus, demonstrasi sederhana, serta tips praktis yang relevan dengan aktivitas para guru. Setiap sesi dibuat ringan agar mudah dipahami, namun tetap memberikan pemahaman mendalam mengenai materi yang disampaikan. Pendekatan yang komunikatif ini membuat peserta merasa lebih dekat dengan materi dan mampu mengaitkannya dengan situasi yang mereka hadapi di lingkungan sekolah.
Para guru juga terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Banyak di antara mereka yang aktif bertanya serta berdiskusi mengenai kondisi nyata yang mereka temui sehari-hari. Melalui kegiatan Safe & Smart Movement ini, diharapkan para guru SDN 03 Rorotan semakin sadar akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja, baik di jalan raya maupun di lingkungan sekolah. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam menciptakan budaya aman, nyaman, dan sehat di lingkungan pendidikan.

