Ciloto (23/01) – Program Studi K3 Politeknik Ketenagakerjaan menggelar Malam Keakraban (Makrab) K3 2025 di Villa Kemnaker RI, Ciloto, Kamis–Jumat (22–23/1). Kegiatan yang melibatkan mahasiswa K3 lintas angkatan, dosen, serta pimpinan kampus ini bertujuan membentuk karakter mahasiswa dan meresmikan mahasiswa baru sebagai bagian Himpunan Mahasiswa K3.
Makrab K3 2025 diselenggarakan oleh seluruh panitia Malam Keakraban 2025 Politeknik Ketenagakerjaan dengan melibatkan mahasiswa angkatan 2025 sebagai peserta utama, serta mahasiswa angkatan 2024 dan 2023 sebagai panitia. Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Polteknaker Prof. Dr. Yoki Yulizar, S.Si., M.Sc., Wakil Direktur III Faisal Rizza, S.H., M.H., Ketua Program Studi K3 M. Islam Nasution, S.T., M.Kes., para dosen dan laboran, serta Ketua BEM Polteknaker. Sebagai puncak rangkaian Ordinari K3 2025, Makrab diarahkan untuk membentuk karakter mahasiswa, memperkuat kebersamaan, serta meresmikan mahasiswa baru sebagai bagian dari Himpunan Mahasiswa K3, dengan melibatkan panitia dan tamu undangan.
Pada pembukaan kegiatan, Direktur Polteknaker Prof. Dr. Yoki Yulizar, S.Si., M.Sc. menegaskan arah penguatan kualitas mahasiswa dan alumni Polteknaker. “Visi kita jelas: unggul, kompeten, dan siap kerja. Semua itu perlahan terwujud karena mahasiswa baru yang direkrut adalah yang terbaik. Kita harus menjaga sinergi dan integritas antarprogram studi, serta terus meningkatkan kualitas alumni untuk mengharumkan nama Polteknaker. Saya berharap rangkaian Ordinari dapat dilestarikan, dan pada 2027 saat kelas bertambah, angkatan 2025 siap melanjutkan Ordinari berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, M. Islam Nasution, S.T., M.Kes. menjelaskan bahwa Ordinari K3 dibentuk sebagai rangkaian pembinaan berjenjang untuk menanamkan kedisiplinan, kepemimpinan, dan budaya profesional K3 sejak awal perkuliahan, sekaligus memperkuat kebersamaan lintas angkatan. “Saya sangat yakin rekrutmen mahasiswa angkatan 2025 sudah benar karena hasilnya luar biasa. Hal itu tergambar dari kualitas presentasi KTI yang mereka paparkan; cara berpikir, ketelitian, dan keberanian menyampaikan gagasan terlihat jelas. Ini menjadi modal penting agar mereka tumbuh sebagai insan K3 yang unggul,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan hari pertama dimulai dari kedatangan dan briefing, dilanjutkan upacara pembukaan, sesi materi dosen, serta kegiatan kebersamaan seperti Safety Journey Hunter Games. Kegiatan juga memuat presentasi tugas sebagai bagian dari rangkaian Ordinari K3 2025. Puncak acara berlangsung pada malam pengukuhan, ditandai dengan prosesi penyematan dan pengukuhan secara resmi.
Pada prosesi tersebut, dilakukan penyematan atribut sebagai penanda penerimaan resmi mahasiswa baru Program Studi D-IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun Angkatan 2025 ke dalam keluarga besar Program Studi K3 Politeknik Ketenagakerjaan. Pengukuhan diwakili oleh dua mahasiswa angkatan 2025 sebagai simbol perwakilan seluruh peserta. Penyematan dilakukan oleh Prof. Dr. Yoki Yulizar, S.Si., M.Sc dan M. Islam Nasution, S.T., M.Kes., dengan pendampingan unsur program studi.
Memasuki hari kedua, kegiatan diisi dengan room keeping, sarapan, penampilan angkatan dan penyampaian kesan-pesan, Ordinari Project Review, awarding dan penutupan, hingga persiapan kepulangan peserta. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memperkuat kebersamaan, membangun karakter, serta mempererat silaturahmi antar mahasiswa K3 Politeknik Ketenagakerjaan.
Menjelang akhir rangkaian Makrab, panitia menggelar sesi awarding sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi, kekompakan, dan kedisiplinan peserta selama kegiatan berlangsung. Momen ini juga menjadi cara untuk menjaga semangat positif mahasiswa baru setelah melewati rangkaian agenda yang padat, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dalam berproses di lingkungan K3 Politeknik Ketenagakerjaan.
Selain apresiasi, sesi penutup juga dimanfaatkan sebagai ruang refleksi singkat. Peserta menyampaikan kesan dan pesan atas pengalaman dua hari kegiatan, termasuk pelajaran yang didapat dari kebersamaan lintas angkatan, dinamika kerja tim, dan budaya saling mendukung selama acara. Nuansa penutupan dibuat hangat namun tetap tertib, agar nilai kebersamaan yang terbentuk tidak berhenti sebagai seremonial, melainkan terbawa ke aktivitas akademik dan organisasi berikutnya.
Rangkaian kemudian ditutup dengan agenda penutupan resmi dan persiapan kepulangan. Panitia mengarahkan koordinasi akhir, memastikan perlengkapan dan area kegiatan tertib, serta mengonsolidasikan peserta sebelum kembali. Dengan berakhirnya kegiatan, Makrab K3 2025 diharapkan menjadi titik awal penguatan solidaritas dan kultur K3 yang profesional, disiplin, dan saling menghargai. -GLN

