PKM Lanka Fest 2026: Edukasi Keselamatan untuk Siswa SMKN

Jakarta (06/02) – Melalui kegiatan Lanka Fest 2026, Program Studi K3 bersama Himpunan Mahasiswa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (HIMA K3) Politeknik Ketenagakerjaan menyelenggarakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMK Negeri 68 Jakarta pada Jum’at (06/02). Kegiatan ini diikuti siswa-siswi SMKN dan berfokus pada edukasi keselamatan dan tanggap darurat

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan K3 Festival (Lanka Fest) 2026 dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional. Kegiatan berlangsung di SMK Negeri 68 Jakarta, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, dan dihadiri oleh dosen Program Studi D‑IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja Politeknik Ketenagakerjaan.

Peserta kegiatan terdiri dari 54 siswa SMK Negeri 68 Jakarta. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai keselamatan dan kesehatan kerja sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap potensi bahaya serta pentingnya penerapan K3 dalam aktivitas sehari‑hari. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan yang disampaikan oleh Bapak Dr. Suseno Hadi, M.E.M selaku perwakilan dosen Program Studi D-IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja Politeknik Ketenagakerjaan. Dalam sambutan nya, Dr. Suseno Hadi, M.E.M menyampaikan terima kasih atas kesempatannya kepada pihak sekolah sudah dipersilahkan kami dalam melaksanakan kegiatan PKM. “Terimakasih kepada pihak sekolah telah mengizinkan kami untuk melakukan PKM di sekolah sekaligus berpartisipasi pada kegiatan kami. Ini merupakan tugas kami, tidak hanya membagikan ilmu kepada mahasiswa tetapi juga kepada masyarakat sesuai ilmu yang dibutuhkan” ujarnya.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh tiga narasumber yang membahas berbagai topik keselamatan. Pada sesi pemaparan materi, Bapak Dr. Suseno Hadi, M.E.M. menyampaikan penjelasan mengenai pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pengenalan sumber bahaya di lingkungan kerja, serta upaya pengendalian risiko untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Materi berikutnya disampaikan oleh Ibu Ida Umarul Mufidah, S.T., M.Si. yang membahas keselamatan berkendara (safety riding), meliputi kesiapan fisik dan mental, potensi bahaya di jalan, serta kelengkapan berkendara. Materi ketiga disampaikan oleh mahasiswa Program Studi D‑IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang membahas unsur terjadinya api, klasifikasi kebakaran, serta pengenalan dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan fire blanket.

Rangkaian kegiatan dilanjut dengan praktek pemadaman kebakaran di area luar SMK Negeri 68 Jakarta menggunakan fire blanket dan APAR dengan pendampingan panitia serta narasumber. Selain penyampaian materi dan praktik, tim pelaksana PKM juga melakukan kegiatan pengukuran lingkungan kerja berupa pengukuran tingkat pencahayaan yang dilakukan di tiga (3) tempat yang masih berada di area sekolah tersebut, yaitu ruang kelas, perpustakaan, dan ruang workshop untuk mengetahui apakah kondisi pencahayaan di ruang aktivitas belajar siswa sudah aman dan sesuai untuk mendukung kegiatan belajar.

Sebagai penguatan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif antara peserta dan narasumber. Pada sesi ini, peserta menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang telah disampaikan, terlihat dari kemampuan peserta dalam menjawab pertanyaan yang diajukan narasumber serta menjelaskan kembali poin‑poin penting materi dengan bahasa mereka sendiri. Diskusi tersebut mencerminkan peningkatan pemahaman peserta, yang sebelumnya belum mengetahui materi keselamatan, menjadi lebih memahami setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Setelah rangkaian demi rangkaian acara telah dilaksanakan kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama. (Divisi Publikasi dan Edukasi K3)